Pada tahun 2007 di Kec. Lore Utara Kabupaten Poso, ditemukan sebuah organisme/jaringan pada jantung kerbau yang menyebabkan kematian ternak. Organisme/jaringan tersebut tumbuh dan membesar di dalam rongga-rongga jantung, sehingga jantung tidak dapat berfungsi untuk memompa darah.
Berdasarkan informasi masyarakat, jenis penyakit ini sudah lama ada dan kerap menjadi penyebab kematian kerbau. Pada tahun 1960, pernah terjadi kematian kerbau dalam waktu yang bersamaan (± 50 ekor) di Desa Sedoa Kec. Lore Utara, dengan gejala penyakit seperti tersebut di atas. Namun, karena tidak diketahui jenis penyakit ini, upaya pencegahan dan pengobatannya tidak dapat dilakukan.
Seperti diketahui bahwa wilayah Lore dikenal dengan penyakit Schistosomiasis, sehingga dugaan sementara, keberadaan organisme/jaringan tersebut disebabkan oleh cysto. Akan tetapi, berdasarkan hasil analisis laboratorium Balai Besar Veteriner (BBV) Maros dan Laboratorium Cysto Kecamatan Lore Utara, tidak ditemukan cysto pada ternak kerbau yang mengidap penyakit “Misterius” ini.
Secara umum, ciri-ciri ternak kerbau yang mengidap penyakit “Misterius” ini: (a) napsu makan rendah, (b) tubuh kurus, (c) pertumbuhan lambat, dan (d) perkembangan tubuh tidak sesuai umur ternak.
Mengingat perkembangan kejadian “Penyakit Misterius” ini yang mempunyai tingkat kematian cukup tinggi, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dengan pasti penyebabnya.
| jaringan di dalam rongga jantung |
| jaringan di dalam rongga jantung |
| jaringan di dalam rongga jantung |
![]() |
| bentuk jantung ternak yg sakit |

yang betul pak
ReplyDelete